Rabu, 02 April 2014

REPORTASE

Menjelang Hari Raya idul fitri
Angeline              : “Hallo pemirsa, bersama saya Angeline, selama 15 menit ke depan saya akan membawakan berita terhangat di tanah air kita. Pemirsa, menjelang hari raya Idul Fitri para pedagang pasar memanfaatkan hari raya ini, untuk menaikan harga kebutuhan pokok yang dibutukan masyarakat. Pelonjakan harga  ini mengakibatkan sepinya pasar dan meruginya para pedagang, dan juga para pemerintah belum bisa menangani masalah kebutuhan pokok ini.Untuk mengetahui informasi ini lebih lanjut, kami sudah terhubung dengan reporter Lucky dan Jesslyn. Hallo selamat pagi reporter Lucky.”
Lucky                     : “Ya, selamat pagi Angeline.”
Angeline              : “Bagaimana keadaan di pasar disana?”
Lucky                     : “Kondisi pasar ini menjadi sepi semenjak bulan puasa dimulai, itu dikarenakan harga melonjak hingga 100%. Khususnya harga tempe yang meningkat hingga 200%, karena produksi kedelai sudah mulai berkurang, sekarang saya bersama dengan reporter Jesslyn yang akan mewawancarai pedagang di pasar ini, ya silahkan Jesslyn.”
Jesslyn                  : “Ya, terima kasih reporter Lucky, disamping saya sudah ada salah satu pedagang yang menjual tempe, tahu, dan daging. Selamat pagi bu, maaf mengganggu waktu anda kalau boleh saya tahu, siapakah nama Anda?”
Adel                       : “Baik nama saya Adel, apa yang bisa saya bantu?”
Jesslyn                  : “ Bu Adel, benarkah harga tempe melonjak?”
Adel                       : “Iya benar bukan harga tempe saja yang melonjak, tetapi harga pangan lain juga ikut melonjak.”
Jesslyn                  : “Berapa kisaran harga tempe sekarang ini dengan dulu?”
Adel                       : “Kisaran harga sekitar 6ribu dulu, sekarang naik 2x lipat jadi 12rb.”
Jesslyn                  : “Apa tanggapan dan keinginan ibu untuk tahun berikutnya menjelang idul fitri?”
Adel                       : “Tanggapan saya, saya sangat kecewa karena pemerintah tidak dapat mengatasi kenaikan ini. Harapan saya untuk ke depannya pemerintah lebih bisa mengatur masalah ini dan mengambil keputusan yang bijak agar tidak merugikan pedagang dan pembeli.”
Jesslyn                  : “Oh.. Baik, terima kasih bu Adel atas waktunya, kembali Angeline di studio.”
Angeline              : “Ya, baik reporter Jesslyn, terima kasih atas informasinya, semoga harapan ibu Adel ditanggapi pemerintah. Dan kini waktu 15 menit sudah habis. Saya Angeline, beserta seluruh rekan kerja pamit undur diri dan selamat beraktivitas kembali.”

Menjelang Hari Raya idul fitri
Hallo pemirsa,
Bersama saya Angeline, selama 15 menit ke depan akan membawakan berita terhangat di tanah air kita. Pemirsa, menjelang hari raya Idul Fitri para pedagang pasar memanfaatkan hari raya ini, untuk menaikan harga kebutuhan pokok yang dibutukan masyarakat. Pelonjakan ini mengakibatkan sepinya pasar dan meruginya para pedagang, dan juga para pemerintah belum bisa menangani masalah kebutuhan pokok ini.Untuk mengetahui informasi ini lebih lanjut, kami sudah terhubung dengan reporter Lucky dan Jesslyn. Hallo selamat pagi reporter Lucky.”
“Ya, selamat pagi Angeline.”
“Bagaimana keadaan di pasar disana?”
“Kondisi pasar ini menjadi sepi semenjak bulan puasa dimulai, itu dikarenakan harga melonjak hingga 100%. Khususnya harga tempe yang meningkat hingga 200%, karena produksi kedelai sudah mulai berkurang, sekarang saya bersama dengan reporter Jesslyn yang akan mewawancarai pedagang di pasar ini, ya silahkan Jesslyn.”
 “Ya, terima kasih reporter Lucky, disamping saya sudah ada salah satu pedagang yang menjual tempe, tahu, dan daging. Selamat pagi bu, maaf mengganggu waktu anda kalau boleh saya tahu, siapakah nama Anda?”
“Baik nama saya Adel, apa yang bisa saya bantu?”
“ Bu Adel, benarkah harga tempe melonjak?”
“Iya benar bukan harga tempe saja yang melonjak, tetapi harga pangan lain juga ikut melonjak.”
 “Berapa kisaran harga tempe sekarang ini dengan dulu?”
 “Kisaran harga sekitar 6ribu dulu, sekarang naik 2x lipat jadi 12rb.”
 “Apa tanggapan dan keinginan ibu untuk tahun berikutnya menjelang idul fitri?”
 “Tanggapan saya, saya sangat kecewa karena pemerintah tidak dapat mengatasi kenaikan ini. Harapan saya untuk ke depannya pemerintah lebih bisa mengatur masalah ini dan mengambil keputusan yang bijak agar tidak merugikan pedagang dan pembeli.”
 “Oh.. Baik, terima kasih bu Adel atas waktunya, kembali Angeline di studio.”
 Ya, baik reporter Jesslyn, terima kasih atas informasinya, semoga harapan ibu Adel ditanggapi pemerintah. Dan kini waktu 15 menit sudah habis. Saya Angeline, beserta seluruh rekan kerja pamit

undur diri dan selamat beraktivitas kembali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar